Posted in BOOKS

Penting nggak sih ‘nama pena’ buat penulis?

Pertanyaan kayak gitu sering banget muncul di kepala eke belakangan ini. Penyebabnya sih simpel, gegara penasaran banget sama penulis namanya Ilana Tan.

Eke sih udah baca hampir semua bukunya.. semua bukunya yang eke baca sih hasil minjem dari temen-temen :p

Suka banget sama gaya penulisannya yang rapi, intriknya halus, permasalahannya sederhana tapi dikemas dengan cara yang ‘dia banget’. Apalagi kan ceritanya lebih sering ambil setting di luar negeri, seneng sama cara dia eksplor tempat & budaya pendukungnya.

Karena kepo sama profil Ilana Tan, akhirnya eke cari-cari deh tuh siapa Ilana Tan di dunia nyata. Tapi hasilnya nihil! Enggak nemu official page atau official account di sosia media mana-mana. Jangankan sosmed, nama aslinya siapa aja enggak nemu.. Malahan dapet ulasan di web yang bilang kalo identitas asli Ilana Tan itu bener-bener dirahasiain sama pihak penerbit since her first book! (yep, eke berasumsi dia ini cewek…. cause the name is ‘Ilana’)

Trus setengah putus asa pasca kepo yang tak membuahkan hasil ini, eke jadi mikir….. penting nggak sih nama pena buat penulis?

Eke jadi kepikiran tentang beberapa nama penulis yang pake nama pena.. beberapa karyanya udah banyak dijual di Gramedia… misalnya Orizuka, Raditya Dika (itu bukan nama asli dia kan? Setau eke namanya pake ‘Angkasa’ something gitu), etc.
tapi ada juga yang pake nama asli kayak Bernard Batubara, Christian Simamora, etc.

Trus eke kepikiran lagi…. enaknya eke pake nama penulis apa ya?
Sempet sih kepikiran satu nama (((rahasia))) tapi………. bukannya nama pena bin misterius kayak gitu bakal gambling banget ya?

Ilana Tan, in case, karena dia bisa nulis dengan bagus, namanya diinget terus sama pembaca.. dan jadi punya fan base sendiri..
lah gimana sama penulis baru yang nyoba pake nama pena tapi krn dia kurang bagus nulisnya, namanya jadi berlalu begitu saja..
parahnya, mungkin, namanya enggak bisa di-track juga karena ‘kemisteriusan’nya.

jadi gimana, penting nggak sih ‘nama pena’ buat penulis?

Advertisements

Author:

I’m author of “Senja di Ujung Lensa” dalam Antologi Cerpen dan Foto 'Menyebrang Pada Sebuah Jendela'. diterbitkan oleh @indiebookcorner. Antologi cerpen kedua saya berjudul 'Cinta Terpendam', karya saya yang dimuat di sana berjudul “Hujan di Antara Kita“, diterbitkan oleh @mozaikindie. Cari SHARONCITARA di sejumlah sosial media untuk dapat terus berkomunikasi dengan saya. may GOD bless you and be the light! happy reading, Sharoncitara.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s