Posted in RANDOM

A (not so) Deep Thought

Belakangan ini saya mulai memahami bahwa setiap orang memiliki jalan ceritanya masing-masing. Meski dibesarkan pada waktu yang sama dan di tempat yang memiliki latar belakang yang tidak berbeda, sejarah yang menjadi pondasi hidupnya hari ini tidak sama.

Pasti ada perbedaan. Satu-dua-tiga, pasti ada yang berbeda.

Ya, setiap orang memiliki ceritanya masing-masing. Demikian hari ini ia sedang menulis cerita pada orang lain agar genap pula cerita pada dirinya.

Ada orang yang datang untuk sama-sama membentuk cerita baru.
Ada yang datang hanya untuk bercerita tentang apa yang telah terjadi pada waktu lalu.
Ada pula yang datang untuk mengira-kira masa depan, namun terhempas pula oleh janji palsu.

Ada yang datang sebagai teman bercerita.
Namun ada pula yang datang untuk mengajarkan bahwa cerita indah tak selalu tentang rasa bahagia.

Masih ada banyak jenis orang dengan berbagai ceritanya. Semua tergantung maksud di balik kedekatannya.

Sekarang saya mulai menerka-nerka, siapa masuk golongan mana.

Advertisements

Author:

I’m author of “Senja di Ujung Lensa” dalam Antologi Cerpen dan Foto 'Menyebrang Pada Sebuah Jendela'. diterbitkan oleh @indiebookcorner. Antologi cerpen kedua saya berjudul 'Cinta Terpendam', karya saya yang dimuat di sana berjudul “Hujan di Antara Kita“, diterbitkan oleh @mozaikindie. Cari SHARONCITARA di sejumlah sosial media untuk dapat terus berkomunikasi dengan saya. may GOD bless you and be the light! happy reading, Sharoncitara.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s