Posted in Words

Secangkir Kopi yang Kau Minum

Secangkir kopi yang kau minum
pagi ini
setiap pagi.
Seduh cair hitam pekat pertama yang kau tenggak
tak manis
Enak.
Secangkir kopi yang pelan-pelan kau sesap
wanginya lenggak-lenggok bersama asap
genit
gemulai
macam janda kampung yang sudah lama tak dibelai.

Secangkir kopi yang menunggu di atas meja itu
sebentar lagi ‘kan bawamu pada dunia baru.

(tribute to kasus kopi bersianida yang sidangnya masuk babak baru.
Bagaimanapun hasilnya, semoga hukum ditegakan secara adil.)

GOD bless you,
Sharoncitara.

image source: http://marshill.se/assets.marshill.com/files/2014/02/17/20140217_you-me-and-a-cup-of-coffee_banner_img.jpg

Advertisements

Author:

I’m author of “Senja di Ujung Lensa” dalam Antologi Cerpen dan Foto 'Menyebrang Pada Sebuah Jendela'. diterbitkan oleh @indiebookcorner. Antologi cerpen kedua saya berjudul 'Cinta Terpendam', karya saya yang dimuat di sana berjudul “Hujan di Antara Kita“, diterbitkan oleh @mozaikindie. Cari SHARONCITARA di sejumlah sosial media untuk dapat terus berkomunikasi dengan saya. may GOD bless you and be the light! happy reading, Sharoncitara.

2 thoughts on “Secangkir Kopi yang Kau Minum

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s